Malam di Dapur Roti

B2

296 ord · ⁦~2⁩ min læsning · Højere mellem

Rina sudah bekerja shift malam di Toko Roti Melati selama hampir dua tahun, tetapi jam sepi itu masih membuatnya terkejut. Ketika ia tiba pukul sebelas, jalanan kosong dan satu-satunya suara datang dari kunci yang ia putar di pintu belakang yang berat. Menjelang tengah malam oven-oven sudah menyala keras; ia telah memanaskannya satu jam sebelumnya agar adonan roti sourdough pertama bisa mengembang sementara ia mengaduk adonan yang lebih manis. Rekannya Budi biasanya bergabung pukul setengah satu. Malam itu, Budi menelepon untuk mengatakan anak bungsunya sakit, sehingga Rina menyiapkan kue pagi sendirian.

Ia membentuk croissant dengan gerakan cepat dan terlatih, mengingat betapa canggung jari-jarinya saat pertama kali mulai bekerja. Pukul dua ia memasukkan rak pertama ke dalam oven dan mengatur timer. Sambil menunggu ia membersihkan meja marmer, menyadari bahwa shift sebelumnya meninggalkan jejak tepung di lantai. Aroma vanila dan mentega hangat segera memenuhi ruangan. Pukul tiga ia memeriksa catatan suhu yang pemilik toko wajibkan; semuanya masih dalam batas yang ditentukan, membuatnya lega karena inspeksi bulan lalu sangat ketat.

Tiba-tiba telepon berdering. Itu sopir pengantar yang melaporkan van-nya mogok di jalan lingkar dan ia akan terlambat setidaknya empat puluh menit. Rina memperhitungkan bahwa roti akan matang sebelum sopir tiba, sehingga ia memutuskan mulai mengemas barang dingin dari malam sebelumnya. Pukul setengah enam toko sudah dipenuhi cahaya keemasan matahari terbit yang menyusup melalui jendela tinggi. Ia baru saja selesai memberi label pada kotak terakhir ketika pengganti Budi, seorang pemagang baru bernama Dimas, masuk sambil membawa dua cangkir kopi besar. Dimas meminta maaf karena datang lebih awal dan menawarkan bantuan memuat van. Rina tersenyum, bersyukur shift panjang itu hampir berakhir. Ketika ia melangkah keluar ke udara pagi yang segar pukul enam, ia menyadari sekali lagi ia telah mengubah bahan sederhana menjadi deretan roti dan kue sempurna sementara kota lain masih tidur.

Forstod du teksten?

Vælg ét svar til hvert spørgsmål.

1Jam berapa Rina tiba di toko roti?
2Mengapa Budi tidak datang bekerja malam itu?
3Kapan Rina memasukkan rak pertama ke dalam oven?
4Apa yang ditinggalkan shift sebelumnya yang Rina perhatikan?
5Siapa yang datang membawa dua cangkir kopi besar di akhir shift Rina?

Har du en idé til en funktion?

Fortæl os, hvad du gerne vil se næste gang — vi læser alle beskeder.

Send idé →