Payung yang Terlupakan

B1

225 शब्द · ⁦~1⁩ मिनट पढ़ना · मध्यवर्ती

Selasa sore yang lalu Sari sedang bergegas melalui hujan lebat di pusat kota Jakarta ketika ia menyadari bahwa payung merahnya tertinggal di bus. Ia baru membeli payung itu dua minggu sebelumnya dan merasa kesal pada dirinya sendiri. Pada saat yang sama Budi sedang duduk di bus yang sama menuju rumah setelah bekerja. Ia melihat payung merah cerah di kursi sebelahnya dan bertanya-tanya milik siapa payung itu. Karena tidak ada penumpang di dekatnya yang mengaku memilikinya Budi memutuskan membawa payung itu daripada membiarkannya diambil orang lain.

Keesokan paginya Budi membawa payung itu ke kantor barang hilang di terminal bus. Petugas mencatat deskripsi payung dan berjanji akan menelepon jika pemiliknya datang. Sementara itu Sari sudah menelepon perusahaan bus dua kali dan menjelaskan barang yang hilang secara rinci. Ia menyebutkan bahwa payung itu memiliki gagang kayu dengan label logam kecil bertuliskan Buatan Indonesia.

Kamis sore kantor itu akhirnya menelepon Sari. Ketika Sari tiba untuk mengambil payungnya ia bertemu Budi yang kembali untuk memeriksa apakah ada yang mengaku sebagai pemilik payung itu. Mereka mulai berbicara dan Sari berterima kasih dengan hangat atas kejujuran Budi. Budi tersenyum dan mengatakan ia senang payung itu menemukan pemiliknya. Sebelum berpisah Sari menawarkan membelikannya kopi sebagai hadiah kecil. Budi menerimanya dan mereka sepakat bertemu di kafe dekat terminal akhir pekan berikutnya. Saat bertukar nomor telepon keduanya merasa bahwa kehilangan payung itu justru membawa hal yang menyenangkan.

क्या आपने पाठ समझा?

प्रत्येक प्रश्न के लिए एक उत्तर चुनें।

1Apa warna payung itu?
2Apa yang tertulis pada label logam di payung?
3Mengapa Budi memutuskan membawa payung itu?
4Apa yang ditawarkan Sari kepada Budi sebelum berpisah?
5Kapan Budi membawa payung ke kantor barang hilang?

नई सुविधा का आइडिया है?

बताइए आगे क्या देखना चाहेंगे — हम हर संदेश पढ़ते हैं।

आइडिया भेजें →