Kereta yang Terlambat

A2

159 salita · ⁦~1⁩ min basahin · Elementarya

Sabtu lalu Sinta dan adiknya Budi pergi ke stasiun kereta api di Jakarta pukul sembilan. Mereka ingin mengunjungi nenek di Bandung. Penjual tiket mengatakan kereta berikutnya berangkat pukul sepuluh lewat lima belas. Sinta dan Budi membeli dua tiket lalu duduk di bangku. Pukul sepuluh pengeras suara mengumumkan kereta akan terlambat dua puluh menit. Sinta merasa sedih karena membawa buku untuk nenek. Budi membeli dua minuman dari toko kecil. Mereka menunggu dan memperhatikan orang-orang berjalan lewat.

Pukul sepuluh tiga puluh lima kereta akhirnya tiba. Sinta dan Budi naik dengan cepat dan menemukan dua kursi bersebelahan. Kereta bergerak lambat pada awalnya lalu melaju lebih cepat.

Setelah satu setengah jam kereta berhenti di Stasiun Purwakarta selama sepuluh menit. Seorang pria membawa tas besar duduk di dekat mereka dan berbicara keras di telepon. Sinta membaca bukunya sedangkan Budi memandang keluar jendela.

Kereta tiba di Bandung pukul satu lewat lima belas. Nenek menunggu di stasiun dengan mobil merah tuanya. Ia tersenyum dan memeluk keduanya erat-erat.

Naintindihan mo ba ang teksto?

Pumili ng isang sagot para sa bawat tanong.

1Jam berapa Sinta dan Budi tiba di stasiun?
2Apa yang dibawa Sinta untuk neneknya?
3Jam berapa pengeras suara mengumumkan keterlambatan?
4Berapa lama kereta berhenti di Stasiun Purwakarta?
5Apa yang dimiliki nenek di stasiun?

May ideya ka ba para sa feature?

Sabihin sa amin kung ano ang gusto mong makita susunod — binabasa namin ang bawat mensahe.

Magpadala ng ideya →