Memesan di kafe dan memberi usulan
Saya dapat memesan makanan dan minuman, menjawab pertanyaan lanjutan, dan mengajak pergi ke suatu tempat.
Waktu inti yang dinyatakan. Dua blok inti tidak memiliki angka, sehingga pelajaran sebenarnya lebih lama dari jumlah ini.
Tata bahasa
3 menitMemesan di kafe dalam bahasa Inggris lebih singkat daripada yang Anda kira. Bentuk yang paling sering dipakai bahkan tanpa kata kerja:
| A coffee, please. | Minta kopi satu. |
| Two teas, please. | Minta teh dua. |
| A sandwich and an apple juice, please. | Minta roti lapis dan jus apel. |
please di akhir bukan hiasan: tanpa kata itu kalimatnya terdengar seperti perintah.
Apa yang akan dikatakan pelayan:
| Anything else? | Ada lagi? |
| That's all, thanks. | Itu saja, terima kasih. |
| Here you are. | Silakan, ini. |
Mengajak pergi ke suatu tempat — dua cara:
| Why don't we go to a café? | Bagaimana kalau kita pergi ke kafe? |
| Let's go to a café. | Ayo kita pergi ke kafe. |
Let's adalah rumus yang dihafal utuh; kalimat perintah (imperatif) dibahas di pelajaran 22.
Cara meminta yang lebih sopan akan datang nanti: Can I have a coffee, please? — pelajaran 20, ketika can diperkenalkan; I'd like a coffee — di A2. Untuk sekarang A coffee, please sudah sepenuhnya cukup dan terdengar wajar.
Kesalahan penutur bahasa Indonesia
ditulis untuk bahasa AndaMemesan tanpa please
✗ A coffee.
✓ A coffee, please.
Dalam bahasa Indonesia “Kopi satu, Mas” dengan nada ramah sudah sopan: kesopanan dibawa oleh sapaan dan nada, bukan oleh kata khusus. Dalam bahasa Inggris tidak adanya please langsung terdengar. Jangan pula memesan dengan take: untuk sekarang cukup A coffee, please; di pelajaran 20 akan ada Can I have….
Let's ditambah we
✗ Let's we go to a café.
✓ Let's go to a café.
Kesalahan ini datang dari “Ayo kita pergi”, dengan “kita” di dalamnya. Dalam bahasa Inggris Let's sudah mengandung “kita” (let us), jadi we tidak ditambahkan lagi.
Jumlah minuman tanpa -s
✗ Two tea, please.
✓ Two teas, please.
three coffees. Bahasa Indonesia tidak menandai jamak setelah angka (“teh dua”, “kopi tiga”), sehingga -s mudah terlupa. Di kafe minuman dihitung per porsi, jadi bentuk jamak di sini tepat, meskipun teh termasuk kata benda tak terhitung (pelajaran 15).
Pelafalan
3 menitIntonasi permintaan — nada turun lalu sedikit naik di akhir (fall-rise). Intonasi datar terdengar seperti tuntutan.
A coffee, please ↘↗
please dalam ujaran yang mengalir tidak bertekanan dan pendek; “pliii-is” yang dipanjangkan terdengar seperti memohon-mohon.
Teks
3 menitGood morning. A coffee and a sandwich, please.
Anything else?
Yes, an apple juice, please.
Here you are.
Thanks. Let's sit next to the window.
Latihan
8–10 menit1. Menyusun kata.
[ please / a coffee / , ] · [ we / why / to a café / don't / go / ? ]
Tampilkan jawaban
2. Menjodohkan.
- Anything else?
- Here you are.
- Let's go to a café.
Tampilkan jawaban
3. Mengisi rumpang.
- tea, please
- apple juice, please
- coffees, please
Tampilkan jawaban
4. Memilih.
Tampilkan jawaban
Ringkasan
Sudah dibahas
- memesan tanpa kata kerja
- please
- tiga ucapan pelayan
- Let's dan Why don't we
Berikutnya — pelajaran 17: harga dan berbelanja.
Akhir inti
Pelajaran dianggap selesai setelah latihan dikerjakan. Semua setelah ini bersifat opsional.
opsional
Kosakata untuk dek kartu
12 kata- menu /ˈmenjuː/ menu, daftar menu
- sandwich /ˈsænwɪdʒ/ roti lapis
- cake /keɪk/ kue, bolu
- glass /ɡlɑːs/ gelas
- cup /kʌp/ cangkir
- waiter /ˈweɪtə/ pelayan
- else /els/ lagi, lainnya
- all /ɔːl/ semua
- idea /aɪˈdɪə/ ide, gagasan
- sit /sɪt/ duduk
- take /teɪk/ mengambil
- give /ɡɪv/ memberi
Menulis
Dialog empat ucapan: Anda memesan, lalu pelayan menjawab.
Contoh
— A tea and a cake, please. — Anything else? — No, that's all, thanks. — Here you are.
Daftar periksa
Latih pelajaran ini di bagian lain
Punya ide untuk fitur baru?
Beri tahu kami apa yang ingin Anda lihat selanjutnya — kami membaca setiap pesan.
⚑ opsional